Minggu, 01 Mei 2011

Turbo Pascal for windows versi 1.5

Turbo Pascal adalah sebuah sistem pengembangan perangkat lunak yang terdiri atas kompiler dan lingkungan pengembangan terintegrasi (dalam bahasa inggris:Integrated Development Environment - IDE) atas bahasa pemrograman pascal untuk sistem operasi CP/M, CP/M-86, dan MS-DOS, yang dikembangkan oleh Borland pada masa kepemimpinan Philippe Kahn. Nama Borland Pascal umumnya digunakan untuk paket perangkat lunak tingkat lanjut (dengan kepustakaan yang lebih banyak dan pustaka kode sumber standar) sementara versi yang lebih murah dan paling luas digunakan dinamakan sebagai Turbo Pascal. Nama Borland Pascal juga digunakan sebagai dialek spesifik Pascal buatan Borland.

Borland telah menembangkan tiga versi lama dari Turbo Pascal secara gratis disebabkan karena sejarahnya yang panjang khusus untuk versi 1.0, 3.02, dan 5.5 yang berjalan pada sistem operasi MS-DOS.

Sejarah

Turbo Pascal pada awalnya adalah kompiler Blue Label Pascal yang dibuat untuk sistem operasi komputer mikro berbasis kaset, NasSys, milik Nascom tahun 1981 oleh Anders Hejlsberg. Kompiler tersebut ditulis ulang untuk CP/M dan dinamai Compas Pascal, dan kemudian dinamai Turbo Pascal untuk sistem operasi MS-DOS dan CP/M. Versi Turbo Pascal untuk komputer Apple Macintosh sebenarnya pernah ditembangkan tahun 1986, namun pengembangannya dihentikan sekitar tahun 1992. Versi-versi lain pernah tersedia pula untuk mesin-mesin CP/M seperti DEC Rainbow dalam beberapa penembangan.

Versi 1 hingga versi 3

Halaman depan buku panduan Turbo Pascal 3.0

Borland membeli lisensi atas kompiler PolyPascal yang ditulis oleh Anders Hejlsberg (Poly Data adalah nama perusahaan yang didirikannya di Denmark), dan menambahkan antar muka pengguna serta editor. Anders kemudian bergabung sebagai karyawan dan menjadi arsitek atas semua versi kompiler

Turbo Pascal dan tiga versi pertama Borland Delphi.[1]

Versi pertama dari Turbo Pascal, yang kemudian disebut sebagai versi 1, memiliki unjuk kerja yang sangat cepat dibandingkan kompiler pascal untuk komputer mikro lainnya. Kompiler tersebut tersedia untuk sistem operasi CP/M, CP/M-86, dan MS-DOS, dan penggunaannya sangat luas pada masa itu. Versi Turbo Pascal untuk CP/M saat itu bisa digunakan pada komputer Apple II yang sangat populer jika digunakan dengan sebuah Z-80 SoftCard, produk perangkat keras pertama yang ditembangkan microsoft di tahun 1980.

Pada saat itu CP/M menggunakan format berkas executable yang sederhana dengan menggunakan ekstensi .COM; sistem operasi MS-DOS bisa menggunakan baik .COM (tidak kompatibel dengan format yang terdapat pada CP/M) maupun format .EXE. Turbo Pascal pada saat itu hanya mendukung kode biner berformat .COM, pada masa itu hal tersebut tidak menjadi suatu bentuk keterbatasan. Perangkat lunak Turbo Pascal itu sendiri merupakan sebuah berkas berekstensi .COM dan berukuran sekitar 28 kilobita, termasuk editor, kompiler, dan linker, dan rutin-rutin pustaka. Efisiensii proses edit/kompilasi/jalankan lebih cepat dibandingkan dengan implementasi paskal pada kompiler lainnya disebabkan semua elemen yang terkait dalam pengembangan program diletakkan pada memori komputer (RAM), dan karena kompilernya sendiri merupakan kompiler berjenis single-pass compiler yang ditulis dengan bahasa assembler. Unjuk kerja proses kompilasi sangat cepat dibandingkan dengan produk lain (bahkan dibandingkan dengan kompiler C milik Borland sendiri).

Ketika pertama kali versi Turbo Pascal muncul pada tanggal 20 November 1983, jenis IDE yang digunakannya masih terbilang baru. Pada debutnya terhadap pasar perangkat lunak di Amerika, perangkat lunak tersebut dibandrol dengan harga USD$49.99. Kualitas kompiler pascal terintegrasi terdapat dalam Turbo Pascal sangat baik dibandingkan kompetitor lain dan atas fitur-fitur tersebut ditawarkan dengan harga yang terjangkau.

Versi 2 dan 3 merupakan pengembangan lebih lanjut dari versi sebelumnya, mampu berkerja dalam memori, dan menghasilkan berkas biner berekstensi .COM/.CMD. Dukungan atas sistem operasi CP/M dan CP/M-86 dihentikan setelah versi 3.

Versi-versi lanjutan

Versi 4, ditembangkan tahun 1987, merupakan perangkat lunak yang ditulis ulang untuk keseluruhan sistem. Kompiler menghasilkan berkas biner berekstensi .EXE pada MS-DOS, dan tidak lagi .COM. Sistem operasi CP/M dan C/M-86 tidak lagi didukung pada versi kompiler ini. Versi ini pula memperkenalkan sebuah antar muka berlayar penuh dengan yang dilengkapi dengan menu tarik; versi-versi awal memilik layar menu berbasis teks; dan editor berlayar-penuh. Microsoft Windows belum ada saat versi ini ditembangkan, dan bahkan pemanfaatan tetikus-pun masih jarang.

Versi 5.x diperkenalkan dengan layar biru yang kemudian menjadi ciri khas yang sangat familiar, yang kemudian menjadi merek dagang perusahaan perangkat kompiler MS-DOS sampai era DOS berakhir di pertengahan tahun 1990-an.

Versi terakhir yang pernah ditembangkan adalah versi 7. Borland Pascal 7 terdiri atas sebuah IDE, dan kompiler untuk MS-DOS, DOS terekstensi, dan program Windows 3.x. Turbo Pascal 7 di sisi lain hanya bisa membuat program MS-DOS standar. Perangkat lunak tersebut dilengkapi pula dengan pustaka grafis yang mengabstraksi pemrograman dalam menggunakan beberapa driver grafis eksternal, namun unjuk kerja pustaka ini tidak memuaskan.

Bahasa Perakit

Meski semua versi Turbo Pascal mendukung inline machine code kode mesin yang disertakan dalam baris kode sumber bahasa pascal, versi-versi berikutnya mendukung integrasi bahasa perakit (Assembly)dengan Pascal secara mudah. Hal ini memungkinkan pemrogram untuk meningkatkan unjuk kerja eksekusi program lebih lanjut, selain itu, memungkinkan pemrogram untuk mengakses perangkat keras secara langsung.

Dukungan atas model memori atas prosesor 8086 tersedia melalui inline assembly, opsi kompiler, dan eksensi bahasa seperti menggunakan kata kuci "absolute".

Suksesi

Pada tahun 1995 Borland menghentikan pengembangan Turbo Pascal dan menggantinya dengan Delphi, berbasis Object Pascal (bahasa Pascal yang telah dilengkapi dengan fitur pemrograman berorientasi obyek). Perangkat lunak tersebut membawa banyak konsep baru kepada pengguna Turbo Pascal seperti konsep pemrograman berbasis RAD (singkatan dari rapid application development). Meski demikan, versi 32 bit Delphi masih mendukung cukup banyak aspek-aspek yang ada pada Turbo Pascal.

Beberapa produk lain yang kompatibel dengan Turbo Pascal juga bermunculan seperti Free Pascal dan Virtual Pascal.

Pendidikan

Borland Pascal masih digunakan sebagai materi yang dipelajari sebagai mata pelajaran atau mata kuliah di beberapa sekolah, dan universitas di Jerman, dan Amerika. Di Beligia, Romania, Serbia, Moldova dan Bulgaria Pascal digunakan bahkan di sekolah menengah tingkat pertama. Namun di Afrika selatan, Pascal tidak lagi digunakan, melainkan menggunakan Delphi dan Java.

Beberapa kalangan guru lebih memilih Borland Pascal 7, atau Turbo Pascal 5.5 disebabkan karena lebih sederhana dibandingkan IDE modern yang ada saat ini (seperti Visual Studio, atau Borland JBuilder), dengan demikian meraka dapat memfokuskan pengajaran lebih banyak pada sisi bahasa, dan bukan pada bagaimana cara mengoperasikan IDE tersebut. Selain dari itu, perangkat lunak tersebut tersedia secara gratis dan bisa diunduh dari situs resminya.

Contoh kode

Bahasa Pascal tidak bersifat case sensitive.

Secara historis, komentar dalam bahasa pascal diidentifikasikan sebagai { seperti ini }, atau (* seperti ini *), dan bisa terdiri atas beberapa baris. Versi lanjutan Borland Pascal juga mendukung model komentar seperti yang terdapat pada C++. // seperti ini , yang berlaku pada satu baris.

Sintaksis case yang lebih fleksibel daripada Pascal standar.

Himpunan hanya bisa memiliki hingga 28 (256) anggota.

Standar, string dengan panjang yang tetap didukung, namun terdapat pula tipe data String yang lebih fleksibel.

Berikut ini adalah contoh klasik program Halo dunia dengan Turbo Pascal:

begin

WriteLn('Halo dunia');

end.

Dan berikut ini contoh program yang meminta masukan nama dan menuliskannya kembali di layar sebanyak seratus kali:

program TulisNama;
 
var
  ANama: String; { Deklarasi variabel Name sebagai string }
  AUlang: integer; { variabel yang digunakan untuk perulangan }
begin
  Write('Masukkan nama anda: ');
  Readln(ANama); { Readln akan membaca masukan yang dientrikan oleh pengguna }
  for AUlang := 1 to 100 do
    WriteLn('Halo ', ANama)
end.

Struktur Bahasa PASCAL secara umum, adalah sebagai berikut :

1. Bagian Judul Program

2. Bagian Deklarasi :

a) Deklarasi tipe data (TYPE)

b) Deklarasi variabel (VAR)

c) Deklarasi konstanta (CONST)

d) Deklarasi label (LABEL)

e) Deklarasi sub-program (PROCEDURE dan FUNCTION)

3. Bagian Deskripsi

Bagian Program Utama Perintah-perintah).

Saya tidak akan me-review teori maupun praktek contoh-contoh program pascal yang materi tersebut belum disampaikan oleh dosen kita tercinta ( Bpk Wawang S.Kom ).

Berikut saya coba review materi yang sudah disampaikan oleh dosen kita, dan saya anggap perlu untuk di sampaikan pada tulisan ini.

Program heading / Judul Program

Judul program dalam Turbo Pascal bersifat optional dan tidak ada pengaruhnya dalam program. Jika ditulis akan memberikan nama program dan suatu daftar parameter optional dimana program itu berkomunikasi. Daftar itu bisa terdiri dari sederetan indentifier yang diakhiri dengan tanda kurung dan dipisahkan dengan tanda koma.

Contoh :

Program Latihan(Input,Output);

Uses Clause

Bagian uses clause digunakan untuk menentukan library yang dibutuhkan saat proses program. LIBRARY merupakan file penyimpan subroutine yang secara berulang digunakan saat proses program. Library ini diistilahkan sebagai unit dalam Turbo PASCAL yang terdiri dari SYSTEM, OVERLAY, GRAPH, DOS, CRT, WINCRT yang ditempatkan dalam file TURBO.TPL.

Karena di perkuliahan kita menggunakan Turbo Pascal For Windows 1.5 maka hal ini tidak perlu dibahas secara mendalam, intinya kita hanya menerapkan Uses Clause pada unit WINCRT.

Sebagai catatan, Unit system merupakan unit yang secara otomatis akan disertakan dalam setiap program, unit inilah yang mengatur semua perintah dasar input dan output pada Pascal. Sedangkan unit-unit lain hanya akan disertakan bila kita pilih pada bagian uses.

Contoh penerapan :

Uses WinCrt; (menggunakan Unit WinCrt)

Declaration

Bagian ini meliputi deklarasi untuk label, const, type, var, procedure dan function.

Syarat terpenting dalam pembentukan suatu program adalah, bahwa setiap variabel, type non-standard, label, procedure non-standard, serta function non-standard yang dipakai didalamnya harus di-“nyatakan” / di-“deklarasi”kan terlebih dahulu pada bagian deklarasi. Setiap deklarasi tersebut harus bersifat unik (tidak boleh serupa satu sama yang lain).

Penulisan nama dalam deklarasi tersebut harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :

- panjang nama maximum 63 character, diawali dengan alphabet

- tidak ada special character kecuali tanda garis bawah / underscore (“_”)

- tidak boleh serupa dengan reserved word (kata tercadang)

- tidak boleh serupa dengan indentifier lainnya.

Ketentuan penulisan identifier :

a. Nama identifier harus dimulai dengan karakter huruf alfabet: a sampai z, A sampai Z atau karakter ‘_’ (underscore / garis bawah)

b. Karakter berikutnya boleh karakter numerik (0 .. 9) atau kombinasi alphanumerik (huruf-numerik).

c. Panjang nama, pada berbagai versi Pascal umumnya antara 32 – 63.

d. Tidak boleh menggunakan karakter istimewa: + – * / | \ = < > [ ] . , ; : ( ) ^ @ { } $ # ~ ! % & ` ” ‘ dan ?

Contoh Penulisan yang benar : w_1ro Alpha Satu_Sisi luasPersegi

Contoh Penulisan yang salah : 3D satu-Sisi C#

Jenis identifier

a. Identifier umum

Merupakan identifier yang didefinisikan sendiri oleh pemrogram. Pemrogram mempunyai kebebasan untuk menentukan nama identifiernya, dengan syarat nama tersebut tidak sama dengan identifier standar dan reserved word yang akan dibahas lebih lanjut. Hal ini untuk mencegah kesalahan yang bisa timbul akibat tumpang tindih identifier dalam program.

b. Identifier Standar (Baku)

Merupakan identifier yang didefinisikan oleh pembuat kompiler Pascal. Biasanya pembuat kompiler menyediakan suatu library yang sudah ada didalam kompiler. Library berisi berbagai procedure, fungsi atau unit yang sudah siap pakai. Misalnya Turbo Pascal Windows 1.5 memiliki suatu unit untuk memproses output yaitu wincrt, gotoxy, yang dengan mudah bisa dipakai oleh programmer di dalam menuliskan kode-kode programnya.

Dinamai Identifier Standar karena suatu kompiler tidak harus memilikinya, masing-masing kompiler dimungkinkan mempunyai identifier yang berbeda untuk suatu tugas yang hampir sama, misalnya Turbo Pascal versi DOS menggunakan crt untuk melakukan fungsi yang sama dengan wincrt (TPW 1.5).

Beberapa Identifier Standar yang dimiliki oleh kompiler-kompiler Pascal antara lain:

abs arctan boolean char cos dispose eof eoln exp false input integer ln maxint new odd ord output pack page pred read readln real reset rewrite round sin sqr sqrt succ text true trunc write writeln

c. Identifier “reserved word”

yaitu yang sudah didefinisikan dan digunakan oleh bahasa PASCAL itu sendiri (Kita tidak bisa menamai identifier kita dengan ini).

Selain dari Reserved Word di atas, Turbo Pascal masih memiliki tambahan Reserved Word berikut:

ABSOLUTE ASSEMBLER () FAR FORWARD INDEX

Variable Declaration

Setiap variabel yang digunakan dalam program harus didefinisikan terlebih dahulu sebelum digunakan. Cara penulisan ini adalah :

Var

: ;

Statement

Statemen adalah perintah untuk pengerjaan program pascal. Statemen terletak di bagian deklarasi statemen dengan diawali oleh kata cadangan BEGIN dan diakhiri dengan kata cadangan END.

Akhir dari setiap statemen diakhiri dengan titik koma [;]. Statemen statemen dalam bahasa Pascal terdiri dari pernyataan yang berupa fungsi dan prosedur yang telah disediakan sebagai perintah standar Turbo Pascal.

Bagian ini merupakan inti dari program. Seluruh perintah dan urutannya serta proses Input/Output dalam program perlu disusun secara teratur oleh penyusun program. Segala yang ada pada bagian uses maupun deklarasi merupakan pendukung terhadap isi program.

Comment

Untuk membuat program kita menjadi mudah dibaca dan dimengerti, maka perlu diberi keterangan (Comment) yang akan diabaikan oleh kompiler. Untuk membuat keterangan gunakan tanda kurawal

Contoh penerapan :

{ ini adalah keterangan } atau

(* ini adalah keterangan *).

Type data yang disediakan Turbo Pascal

Type variable yang disediakan pada TURBO PASCAL :

1. Ordinal types

Type data yang mempunyai urutan pasti, dan masih terbagi menjadi

a. Integer

Type variable yang beguna untuk pengolahan data yang bulat (bilangan bulat), type ini masih terbagi atas berberapa menurut jangkauan data dan ukurannya :

Type

Jangkauan

Ukuran

Shortint

-128 .. 127

8 bit

Integer

-32768 .. 32767

16 bit

Longint

-2147483648 .. 2147483647

32 bit

Byte

0 .. 255

8 bit

Word

0 .. 65535

16 bit

b. Char

Type variabel yang berguna untuk pengolahan character ASCII, type character ini penulisannya ditandai dengan dua buah petik tunggal seperti : ‘A’, ’3′,’*',#7 untuk menyatakan ‘ harus ditulis ””

c. Boolean

Type variable yang berguna untuk pengolahan hal yang hanya mempunyai dua ketentuan yaitu benar(TRUE) dan salah(FALSE) saja.

2. Real types

Type variable yang beguna untuk pengolahan data yang tidak bulat(bilangan desimal), untuk type real ini juga terbagi atas:

Proses pemrograman komputer

Ketika melakukan pemrograman dengan menggunakan bahasa tingkat tinggi, ada beberapa operasi yang harus dilakukan. Mekanisme ini dikenal sebagai siklus edit-compile-run. Mempelajari proses ini adalah berbeda dengan belajar bagaimana untuk membuat program; kita harus menguasai proses ini, dan hal tersebut adalah penting.

Berikut ini adalah proses membuat sebuah program :

1. Edit

Ketika kita menulis sebuah program dalam bahasa tingkat tinggi, kita menulis perintah-perintahnya dalam bentuk perintah bahasa pemrograman dengan menggunakan text editor.

Dokumen yang kita hasilkan pada tahap ini dikenal sebagai source code.

2. Compile

Setelah kita selesai menulis program kita, kita perlu meng-kompilasi-nya dengan menggunakan suatu software yang disebut sebagai compiler. Kompiler mengubah source code kita menjadi bahasa mesin. Jika program kita gagal di kompilasi (tejadi kesalahan “grammatical” atau sytnax errors pada kode kita), kita harus meng-edit kembali kode kita sampai dapat dikompilasi dengan benar.

Setelah suatu program berhasil dikompilasi artinya dia telah benar secara syntax, tetapi masih dapat mengandung runtime error, atau logical error.

3. Run

Setelah program kita dikompilasi, kita dapat menjalankannya. Ketika kita menjalankan program kita, hal yang pertama yang perlu kita lakukan adalah memeriksa apakah program tersebut berjalan seperti yang diharapkan, proses ini dikenal sebagai testing.

Pada tahapan ini dapat ditemui logical error ataupun runtime error. Untuk menghilangkan runtime error atau logical error kita perlu kembali ke langkah pertama, jadi inilah yang dikenal sebagai siklus edit-compile-run sampai program dapat berjalan dengan benar.


Semua tulisan ini, bukanlah karya gue sendiri. tapi gabungan dari berbagai sumber yang gue dapet.